Untukitu, diperlukan pengembangan paragraf yang baik. Kerangka struktur paragraf dikembangkan berdasarkan peletakan kalimat utama dan kalimat-kalimat penjelas. Pengembangan paragraf berdasarkan tekniknya dapat dikelompokkan menjadi alamiah dan logis. Pengembnagna paragraf berdasarkan isinya, antara lain dapat dilakukan dengan perbandingan,
CONTOHCONTOH PENGEMBANGAN ALINEA. 1) Paragraf Deduktif. " Olahraga akan membuat badan kita menjadi sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Fisik orang yang berolahraga dengan yang jarang atau tidak pernah berolahraga sangat jelas berbeda. Contohnya jika kita sering berolahraga fisik kita tidak mudah lelah, sedangkan yang jarang atau tidak
Baiklahkita lanjut aja ke materi semester 2 nya kebetulan gue juga bikin. Paragraf atau alinea adalah sekumpulan kalimat kalimat yang saling berkaitan antar satu kalimat dengan kalimat yang lainnya. Contoh paragraf generalisasi analogi dan kausalitas. Penalaran induksi atau induktif sebelumnya saya bahas dalam artikel contoh.
INIRUMAHPINTAR- Setelah membahas Pengertian, Isi, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Lengkap di artikel sebelumnya, kali ini rubrik jendela ilmu menghadirkan pembahasan tentang Pola Pengembangan Teks/Paragraf Deskripsi.Tentu saja mengetahui pola pengembangan teks atau paragraf deskripsi terlebih dahulu sebelum
D Spasi & Paragraf. 1. Jarak spasi baris skripsi adalah 2 pt untuk skripsi yang berbahasa Indonesia atau Inggris; dan 1 spasi untuk yang berbahasa Arab. 2. Baris pertama paragraf menjorok ke dalam sebanyak lima ketukan 3. Jarak spasi antara paragraf sebelum dan sesudahnya adalah 0 pt. 4.
Mulaidari 1939, dengan prakarsa Albert Dauzat dalam karyanya Nouvel atlas linguistique de France par regions, perkembangan dialektologi dengan metode pupuan lapangan di Prancis mulai terarah. Selain di Prancis, metode pupuan lapangan yang diarahkan kepada pembuatan peta bahasa juga diterapkan di negara-negara lain, termasuk di Indonesia.
. Daftar isiDefinisi LuasGeneralisasiKlasifikasiAnalogiPertentanganParagraf ContohPerbandinganSudut PandangKlimaks- AntiklimaksKausalitasSetelah membahas berbagai jenis teks dan pola perkembangannya, kali ini kita akan membahas mengenai jenis paragraf berdasarkan pola adalah bagian dari suatu karang yang umumnya mengandung satu gagasan pokok. Pengembangan paragraf diperlukan dalam penulisan sebuah teks karena pengembangan paragraf akan membuat sebuah teks memiliki kesatuan antarparagrafnya. Berikut ini adalah sepuluh jenis paragraf berdasarkan pola pengembangan paragrafnya yang bisa kita coba ketika akan membuat suatu LuasPola pengembangan paragraf yang pertama adalah paragraf definisi luas. Definisi dapat diartikan sebagai kata, frasa, atau kalimat yang mengungkapkan makna dari sesuatu. Seperti halnya makna tersebut, paragraf dengan pola ini dikembangkan dengan cara menjelaskan definisi dari sesuatu hal yang menjadi topik. Umumnya paragraf dengan pola ini menggunakan kata-kata definisi seperti yaitu, adalah, merupakan, dan global atau global warming merupakan naiknya suhu temperatur atmosfer bumi karena bertambahnya gas polutan seperti karbon dioksida. Pemanasan global adalah suatu fenomena global yang merupakan suatu bentuk dari ketidakseimbangan ekosistem di bumi. Gas karbon dioksida dapat menahan panas sinar matahari sehingga panas tersebut terperangkat di atmosfer bumi dan terjadilah pemanasan jenis ini dikembangkan dengan pola khusus ke umum atau umum ke khusus. Pola khusus ke umum adalah pola yang menyatakan pernyataan-pernyataan khusus kemudian disimpulkan dengan pernyataan umum. Sementara itu, pola umum ke khusus kebalikan dari pola khusus-umum, yaitu pola yang menyatakan satu pernyataan umum kemudian dijelaskan dengan pernyataan khusus. Pola ini umumnya dapat kita temukan di paragraf induktif dan paragraf adalah salah satu tanaman rempah-rempah yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kita. Selain digunakan untuk menghangatkan tubuh, meredakan nyeri saat haid, jahe juga dapat digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit seperti radang sendi dan rematik. Bukan hanya itu saja, jahe juga bisa mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit dan maag, gangguan kardiovaskuler seperti terosklerosis dan hipertensi, serta muntah dan diabetes klasifikasi adalah paragraf yang dikembangkan dengan pola yang mengelompokkan atau mengklasifikasikan suatu topik. Oleh karena itu, dalam paragraf jenis ini banyak digunakan kata-kata yang bertujuan untuk menggolongkan sesuatu seperti “diklasifikasikan”, ” digolongkan”, “dikelompokkan” dsb. Pola paragraf klasifikasi dapat kita temukan dalam paragraf digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara. Transportasi darat meliputi angkutan jalan sepeda motor, mobil penumpang, bus dan kereta. Yang termasuk transportasi laut yaitu kapal. Sementara itu, yang transportasi udara yaitu kapal. Dari ketiganya, transportasi udara lah yang membutuhkan banyak biaya sebab teknologinya yang lebih canggih dan tercepat dibandingkan dengan transportasi diartikan sebagai persamaan atau persesuaian antara dua hal yang berlainan. Dengan demikian, paragraf analogi dikembangkan dengan menyatakan analogi dua hal yang berbeda untuk menjelaskan sesuatu. Satu hal diumpamakan dengan hal lainnya agar lebih mudah dipahami. Perumpamaan yang dilakukan harus memiliki kesamaan informasi atau kesamaan fungsi agar penyampaian dapat diterima oleh tanaman dari biji hingga siap dipanen memang bukan hal mudah. Merawat tanaman itu ibarat merawat anak sendiri. Kita pasti akan memberikan perhatian lebih terhadap tumbuh kembang tanaman kita. Kita harus memberinya makanan, nutrisi, merawatnya dengan penuh kasih sayang agar tumbuh dan berkembang secara maksimal. Kita juga perlu mengurus keperluannya dari masih bayi hingga dewasa. Butuh kesabaran dan ketekunan yang ekstra agar hasil yang dicapai dapat pertentangan adalah paragraf yang disusun dengan mempertentangkan dua hal. Oleh karena itu, paragraf ini umumnya memuat konjungsi yang menyatakan pertentangan, seperti akan tetapi, berbeda dengan, melainkan, sahur minuman apa yang sebaiknya kita konsumsi? Minuman yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur adalah air putih hangat. Air putih hangat akan membuat perut kita nyaman dan mengurangi dehidrasi saat berpuasa. Akan tetapi, kebanyakan orang malah mengonsumsi teh hangat saat sahur. Padahal, mengonsumsi teh hangat dapat menyebabkan dehidrasi karena kandungan kafein yang ada di dalam teh. Teh hangat yang diberi gula hanya akan menambah energi kita selama beberapa menit saja, sisanya kita akan merasa lemas saat namanya, paragraf jenis ini menyatakan contoh-contoh untuk mendukung argumen atau pendapat yang ingin disampaikan oleh penulis. Paragraf jenis ini umumnya menggunakan kata “contohnya”.ContohAda beberapa perilaku yang tidak kita sadari dapat menyebabkan rusaknya lingkungan sekitar kita. Contohnya, sembarangan membuang limbah minyak, sembarangan membuang limbah obat-obatan, banyak menggunakan peralatan berbahan plastik, menggunakan pasir gumpal untuk kotoran kucing dan tidak menghabiskan makanan. Misalnya saja kita tidak menghabiskan makanan, limbah makanan dapat menghasilkan gas rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan perbandingan adalah paragraf yang dikembangan dengan membandingkan dua hal yang memiliki kesamaan atau ingin bepergian lebih baik menggunakan kereta atau pesawat? Banyak dari kita pasti berfikir bahwa menggunakan pesawat lebih cepat sampat tujuan dariapa menggunakan transportasi lainnya. Benarkah demikian? Ternyata, tidak selalu begitu. Di negara-negara yang sudah memiliki kereta cepat, kereta menjadi transportasi yang tepat untuk bepergian. Pasalnya, letak stasiun umumnya berada di tengah kota, sementara bandara biasnya terletak di luar kota sehingga kita bisa menghewat waktu dan perjalanan menjadi lebih PandangParagraf jenis ini dikembangkan dengan pola sudut pandang penulisnya. Paragraf dirangkai berdasarkan perspektif penulis sehingga ditulis seperti menulis buku yang aku ingat, aku telah kehilangan ayah semenjak kelas 2 Sekolah Dasar. Setelah ayan meninggal, ibu bekerja banting tulang untuk menghidupiku dan kedua adikku. Meski merasa kasihan dan bersalah, saat itu aku belum bisa membantu apa-apa. Aku hanya bisa membantu ibi dengan menjaga adik-adikku. Setelah naik kelas 5, aku mulai membantu ibu membuat pesanan kue. Kedua adikku juga sudah bisa bermain sendiri. Aku hanya perlu mengawasinya agar pulang bermain tepat waktu. Saat itu kami dituntut untuk dewasa sebelum waktunya. Sebab kami harus bisa mandiri dan mengurai beban AntiklimaksParagraf jenis ini dikembangankan dengan menyampaikan klimaks ke antiklimaks. Paragraf disusun dari adegan paling puncak menuju antiklimaks atau gagasan hampir saja tidak tertolong. Untunglah ada seorang penumpang yang berprofesi sebagai dokter. Dia langsung memberikan pertolongan pertama pada Andi. Setelah itu, Andi buru-buru dibawa ke rumah sakit. Untunglah, saat ini kondisinya semakin ini adalah pola yang mengembangkan paragraf dengan metode sebab akibat. Pola ini digunakan untuk menerangkan sebab akibat dari suatu hal atau saat musim hujan seperti sekarang ini, banyak terjadi banjir di berbagai daerah. Akibatnya banyak tanaman yang rusak dan mati. Tidak hanya itu, banyak petani yang mengalami gagal panen hingga menyebabkan naiknya harga bahan makanan seperti cabai dan bawang putih. Selain itu, beberapa daerah juga mengalami kekurangan air bersih.
Ketika membuat tulisan yang diinginkan, pasti ada paragraf yang tersusun. Karena tulisan merupakan himpunan paragraf yang terangkai menjadi satu. Paragraf dalam tulisan tentu tidak asal-asalan agar isi dan makna bisa menjadi sesuatu yang diinginkan penulis. Terdapat alur dan pola pengembangan agar sebuah paragraf bisa menjadi tulisan yang bermanfaat, maksimal dan powerful. Sebelum mengembangkan sebuah paragraf alangkah baiknya jika memahami apa itu jenis paragraf. Dan berlandaskan pola/alur pengembangannya jenis paragraf bisa dikembangkan menjadi sembilan. Berikut adalah pola pengembangan paragraf dan contohnya. Klimaks-AntiklimaksContoh Pola Pengembangan Paragraf Klimaks dan Anti-klimaksSudut PandangContoh Pola Pengembangan Paragraf Sudut PandangPerbandingan dan PertentanganAnalogiContohPola Kausalitas Sebab-AkibatContoh Pola Pengembangan Paragraf KausalitasGeneralisasiKlasifikasiContoh Pola Pengembangan Paragraf KlasifikasiAlamiahDefinisi LuasContoh Pola Pengembangan Paragraf Definisi Luas Klimaks-Antiklimaks Pengertian dari pola klimaks ini adalah paragraf yang menceritakan detail dari peristiwa tertinggi puncak dari seluruh tulisan. Penjelasan lainnya adalah segmen pada suatu tulisan atau cerita yang menggambarkan dan menjelaskan fenomena hingga pada konflik paling puncak. Sedangkan pengertian anti-klimaks merupakan alternatif dari ide cerita dengan intens cerita yang akan menuju puncak tetapi terdapat ide baru yang menurunkan intens cerita menuju ke arah yang lebih rendah secara perlahan. Penjelasan lainnya adalah turunnya level intens dalam sebuah cerita dari masalah tertinggi tapi kemudian perlahan menuju masalah yang rendah. Contoh Pola Pengembangan Paragraf Klimaks dan Anti-klimaks Sudut Pandang Penjelasan mengenai pola sudut pandang adalah improvisasi paragraf yang berlandaskan pada perspektif penulis atau bisa disebut juga subjektivitas penulis. Narasi pada pola pengembangan ini tentu seperti saat menulis sebuah diary. Dimana penulis bisa menceritakan pandangannya tentang sebuah gagasan atau hal yang sudah ada pada dirinya. Contoh Pola Pengembangan Paragraf Sudut Pandang Perbandingan dan Pertentangan Penjelasan tentang perbandingan adalah pola pengembangan paragraf yang berusaha memperhatikan persamaan dua buah entitas atau lebih secara teliti. Sementara pertentangan merupakan pola yang mencermati pertentangan dua buah entitas atau lebih dengan kritis. Cara pertentangan seringkali memakai kata-kata sebagai berikut lain halnya dengan, sedangkan, bertolak belakang dari, berbeda dengan, akan tetapi, dan bertentangan dengan. Sementara paragraf perbandingan kerap kali memakai kata-kata seperti halnya, sama dengan, akan tetapi, sementara itu, serupa dengan, demikian juga, sejalan dengan dan sedangkan. Analogi Analogi ialah mendeskripsikan atau menggambarkan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang mempunyai persamaan yang serupa. Analogi dalam penerapanya dibantu dengan bantuan kata-kata pengibaratan kiasan. Ungkapan yang dipakai adalah seperti, ibaratnya dan bagaikan. Contoh Pada sebuah cerita terdapat paragraf yang menjadikan sesuatu menjadi lebih jelas karena terdapat sebuah penggambaran atau contoh. Contoh bisa bermanfaat agar sebuah cerita atau tulisan bisa lebih dipahami oleh pembaca. Ini bisa dijelaskan ke bentuk penggambaran berupa narasi dan penjelasan. Cara contoh biasanya menggunakan kata kata seperti misalnya, contohnya dsb. Pola Kausalitas Sebab-Akibat Pada pola ini didasari pada pernyataan sebab akibat, pola pada paragraf ini menjadikan sebab sebagai ide utama, sementara akibat akan berperan sebagai detail pengembang paragraf. Tetapi pola kausalitas ini bisa bertentangan yakni akibat bisa bermanfaat sebagai ide utama, sementara sebab bisa berguna sebagai detail pengembang paragraf. Kata-kata yang dapat dipakai dalam pola paragraf ini adalah akibatnya, padahal, karenanya dan oleh karena itu. Contoh Pola Pengembangan Paragraf Kausalitas Lihat juga Cangkriman Generalisasi Pada pola pengembangan paragraf ini generalisasi berguna sebagai kesimpulan dari setiap apa yang logikakan yang bersumber pada informasi atau fenomena yang tadinya khusus menjadi umum atau sebaliknya. Pengembangan paragraf ini merupakan pola yang sering digunakan. Paragraf umum-khusus biasanya dikembangkan dengan cara meletakan gagasan utama pada awal paragraf yang dilanjutkan rincian kalimat. Sedangkan paragraf khusus-umum, berawal dari rincian kalimat yang dilanjutkan dengan akhiran kalimat generalisasinya kalimat utama. Bisa dikatakan bahwa paragraf khusu-umum adalah paragraf induktif, sementara paragraf deduktif adalah umum-khusus. Klasifikasi Pengertian pada pola klasifikasi merupakan upaya untuk mengkategorikan hal apapun yang ada. Dimana hal tersebut mempunyai kemiripan dari hal satu dengan yang lainnya. Ini menjadikan setiap hal yang ada bisa memiliki jalinan ikatan dari satu dengan yang lain menjadi kesatuan yang padu. Klasifikasi biasanya menggunakan kata-kata seperti digolongkan menjadi, mengklasifikasikan, dibagi menjadi dan terbagi menjadi. Contoh Pola Pengembangan Paragraf Klasifikasi Alamiah Hal yang bisa dilakukan untuk membuat pengembangan paragraf secara alamiah adalah dengan memakai pola yang telah ada dari referensi atau kajian yang sedang dibicarakan atau akan dikembangkan. Penulis bisa memakai dua pola, yakni Pola spesial, adalah penggambaran urutan dari depan ke belakang. urutan ruang Pola kronologis, adalah penggambaran urutan dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya, bisa berupa tindakan, sikap dan perbuatan. Urutan kronologis bisa berupa waktu sekarang, nanti, kemarin, besok dsb. Definisi Luas Pada pengembangan paragraf ini menjelaskan tentang ide yang abstrak atau terminologi yang bisa membuat konflik yang memerlukan penjabaran lebih lanjut. Biasanya dipakai untuk menjabarkan sinonim suatu hal, juga dipakai untuk mendefiniskan sebuah pengertian wujud atau rupa. Contoh Pola Pengembangan Paragraf Definisi Luas
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, paragraf merupakan bagian bab suatu karangan yang mengandung ide pokok, serta penulisannya dimulai dengan suatu garis baru. Nama lain dari paragraf adalah alinea. Paragraf sendiri mempunyai beberapa jenis, di mana jenis-jenis paragraf tersebut antara lain contoh paragraf pembuka, paragraf induktif, paragraf deduktif, paragraf campuran, paragraf narasi, paragraf deskripsi, paragraf argumentasi, dan contoh paragraf penutup. Selain jenis paragraf atau alinea juga mempunyai sejumlah pola, yaitu Pola Klimaks-Antikklimaks merupakan pola yang berisi rincian gagasan paragraf mulai yang dari yang terbawah hingga yang teratas. Atau, bisa juga berisi rincian gagasan yang dimulai dari puncak menuju ke gagasan yang terendah. Pola Kausalitas merupakan pola paragraf yang berisi sebab akibat suatu hal, di mana sebab menjadi gagasan utama, dan akibat menjadi penjelasnya. Pola Sudut Pandang merupakan pola yang berisi sudut pandang penulis terhadap suatu hal. Pola Definisi Luas merupakan pola yang berisi definisi suatu hal atau gagasan abstrak yang luas. Pola Pertentangan berisi beberapa gagasan paragraf yang saling bertentangan satu sama lain. Pola Perbandingan berisi beberapa gagasan yang diperbandingan satu sama lain. Pola Generalisasi merupakan pola yang berisi simpulan umum dari beberapa gagasan khusus. Atau, bisa juga berisi pengembangan dari gagasan yang bersifat umum. Pola Klasifikasi merupakan pola yang pengelompokkan suatu topik tertentu ke dalam kelompok tertentu, Pola ini biasanya mengandung kata antara lain, dibagi, dan sejenisnya. Pola Analogi merupakan pola yang berisi perumpamaan suatu hal dengan hal lainnya. Pola Contoh merupakan pola paragraf yang berisi contoh dari topik atau gagasan yang bertujuan untuk menguatkan gagasan tersebut. Pola-pola tersebut nantinya akan membentuk jenis-jenis paragraf berdasarkan pola pengembangannya. Adapun yang tergolong paragraf ini diantaranya paragraf klasifikasi, dan contoh paragraf analogi singkat. Supaya lebih paham bentuk pola tersebut ketika ditulis ke dalam paragraf, berikut beberapa contoh pola pengembangan dalam bahasa Indonesia. 1. Pola Klimaks-Antiklimaks Badan Fahmi tersungkur jatuh ke tanah. Sontak, semua orang yang ada di sekitarnya panik dan membopong badan Fahmi ke klinik terdekat. Selama di klinik, Fahmi belum sadarkan diri juga. Beberapa saat kemudian, keluarga Fahmi pun datang ke klinik untuk melihat kondisinya. Sontak, keluarga Fahmi pun menjadi cemas hatinya tatkala melihat Fahmi yang terkulai lemas di pembaringan klinik. 2. Pola Kausalitas Pendidikan moral sudah semestinya diterapkan lagi dalam kegiatan proses belajar dewasa ini. Sebab, anak-anak zaman sekarang sudah semakin jauh dari nilai moralitas. Hal ini bisa dilihat dari maraknya kenakalan remaja dan pergaulan bebas yang mereka lakukan. Untuk itu, pendidikan moral harus kembali diterapkan di dalam proses belajar mengajar anak agar mereka menjadi anak yang bermoral baik. 3. Pola Sudut Pandang Ini adalah tahun keduaku sekolah di SMAN 7. Aku mengambil jurusan IPS dan kini aku berada di kelas X1 IPS 6. Di sini, aku berkenalan dengan sejumlah teman baru yang belum pernah kutemui sebelumnya. Salah satu diantara teman baru tersebut adalah Anwar. Dia adalah satu murid kelas kami yang menyenangkan, karena dia murid yang ramah serta sering membantu teman-teman lainnya. 4. Pola Definisi Luas Navigasi merupakan fitur pencarian yang terletak di bagian blog. Fitur ini mempunyai fungsi yang dapat membuat pembaca bisa menemukan tema atau judul tulisan yang hendak dibaca oleh pembaca di dalam blog tersebut. 5. Pola Pertentangan Semangat belajar Alina menurun menjelang ujian kenaikan kelas. Hal ini bisa dilihat dari seringnya dia terlambat masuk ke kelas, serta dalam mengumpulkan tugas. Selain itu, Alina sering sekali terlihat tidak fokus saat belajar di dalam kelas. Kondisi yang dialami Alina tersebut berbeda dengan apa yang dialami Alisya saat ini. Semangat belajarnya justru semakin tinggi, dan dia pun semakin rajin dan fokus dalam belajar. 6. Pola Perbandingan Tempe mengandung zat protein yang lebih banyak ketimbang tahu. Hal itu disebabkan proses pembuatan tempe lebih sedikit dibanding dengan proses pembuatan tahu. Adapun zat protein yang dimiliki tempe adalah sebear 15,4 gram, 5,4 gram lebih besar dibanding protein pada tahu. 7. Pola Generalisasi Pendidikan moral harus diajarkan sejak kecil di lingkungan keluarga. Adapun cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan nilai-nilai moral ke anak adalah dengan memberikan kisah-kisah tentang orang yang mempunyai moral yang baik. Selain itu, orang tua juga mesti bisa mencontohkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. 8. Pola Klasifikasi Alat musik yang biasanya dimainkan dalam sebuah grup musik band dibagi atas beberapa macam, yaitu gitar, bass, drum, piano atau kibord. Sementara itu, orang-orang yang memainkan alat-alat tersebut dikelompokkan menjadi gitaris, bassis, drumer, dan kibordis. 9. Pola Analogi Seekor kuda akan merasa keletihan jika terus-menerus dipacu. Begitu pula manusia. Saat manusia dipaksa untuk terus bekerja, maka manusia pun akan mengalami keletihan yang teramat sangat. Untuk itu, istirahatkanlah tubuh sejenak di sela-sela waktu kerja agar tidak keletihan. 10. Pola Contoh Selain digoreng, tempe ternyata bisa diolah menjadi varian olahan lain yang tidak kalah enak. Misalnya saja tempe bacem. Olahan dari tempe ini dibuat dengan cara merebus tempe bersamaan dengan berbagai macam bumbu yang membuat tempe menjadi berwarna kecoklatan. Demikianlah contoh pola pengembangan paragraf dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.
Jakarta - Paragraf deduktif secara sederhana didefinisikan sebagai paragraf yang gagasan utamanya terletak di awal paragraf, demikian dikutip dari buku Modul Resmi Tes TPA oleh Tim Smart Genesis. Nah, untuk penjelasan lebih lengkapnya berikut ada di bawah Paragraf DeduktifMengutip dari buku Keterampilan Menulis oleh Dr H Dalman, MPd, paragraf deduktif adalah suatu jenis paragraf yang menempatkan kalimat utama atau kalimat topik terletak pada awal paragraf, kemudian diikuti oleh kalimat-kalimat lain sebagai awal paragraf ini tidak harus pada kalimat pertama. Sebab, banyak paragraf yang kalimat pertamanya berupa kalimat transisi. Paragraf yang mengandung kalimat transisi, kalimat utamanya berada dalam posisi kalimat kedua. Demikian dikutip dari buku Terampil Menulis Paragraf Rev oleh Usul Paragraf DeduktifBerikut ciri-ciri paragraf utama mengutip di buku Bahasa Indonesia oleh Prof Dr Moh Siddik, MPd1. Penulisan gagasan pokok/utama di awal paragrafAlasan mengapa gagasan utama atau ide pokok berada di awal paragraf hal ini bertujuan agar gagasan pokok/utama menjadi dasar untuk dapat mengembangkan penjelasan isi secara Pola pengembangan dari umum ke khususGagasan pokok/utama mempunyai sifat umum yang kemudian akan diikuti oleh kalimat-kalimat pendukung yang umumnya memiliki sifat khusus. Kalimat pendukung ini berisi tentang penjelasan bukti yang bertujuan mendukung gagasan pokok/utama pada kalimat Paragraf DeduktifBerikut contoh paragraf deduktif dikutip dari buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA Kls XI oleh Usul WijayantoKegiatan seorang penulis dapat disamakan dengan seorang petani yang mencangkul sawah ladangnya. Pak tani akan bertenaga kalau cukup makan dan minum. Jika kurang makan dan minum, ia akan cepat lelah, letih dan loyo. Demikian juga dengan seorang penulis. Jika penulis sedikit membaca, kurang melakukan riset untuk bahan tulisannya dan tidak sensitif terhadap lingkungannya, tentu saja ia akan kehabisan yang lebih nyata sebagai berikut. Seorang penulis dapat disamakan dengan sebuah kendi, yaitu tempat air minum dari tanah yang dibakar. Kendi mempunyai dua lubang, satu diatas, satu di samping. Lubang bagian atas untuk memasukkan air dan lubang di samping untuk mengeluarkan air. Jika kendi tidak diisi, tentu tak akan ada air yang keluar meskipun kendi itu dijungkirbalikkan. Sebaliknya, jika kendi itu penuh, digoyangkan sedikit saja air akan keluar dengan lancar. Demikian pula seorang penulis. Membaca bagi penulis merupakan upaya mengisi pengetahuan ke dalam otaknya. Makin banyak membaca, makin banyak pula bahan yang dapat lain dari paragraf deduktif dikutip dari buku Bahasa Indonesia 2 SMA Kelas XI oleh Sri Sutami dan SukardiBrokoli termasuk sayuran dengan kandungan antioksidan yang tinggi sehingga cara memasaknya harus benar. Usahakan agar teksturnya matang, tetapi jangan sampai mengurangi atau menghabiskan kandungan gizinya. Sayuran ini lebih tepat dimasak setengah matang sebelum dikonsumsi. Segera tiriskan dan siram dengan air dingin agar warnanya tetap cantik dan bentuknya tidak hancur. Cara memotong brokoli juga harus benar yaitu mengikuti tangkainya. Selain mempengaruhi kesegaran, tangkai brokoli berfungsi sebagai hiasan untuk menambah selera makanNah kini sudah mengerti ya soal paragraf deduktif, detikers... Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] nwk/nwk
Paragraf Paragraf adalah karangan yang pendek atau singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung kumpulan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk suatu gagasan. Ada juga yang mendefinisikan paragraf adalah rangkaian kalimat yang saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Paragraf pada umumnya terdiri atas beberapa kalimat. kalimat-kalimat itu saling berkaitan satu sama lain dan mengusung satu pokok pikiran tertentu. Paragraf juga terdiri dari unit-unit pikiran atau perasaan yang pada umumnya tersusun atas beberapa unit kalimat yang dan bertindak sebagai bagian dari unit yang lebih besar. Syarat pembentukan paragraf 1. Kesatuan Hanya mengandung satu pikiran atau tema 2. Kepaduan Adanya hubungan antar kalimat 3. Perincian atau urutan isi paragraf 4. Kelengkapan Jenis-jenis paragraf 1. Menurut Fungsinya – Paragraf pembuka Paragraf ini merupakan pembuka atau pengantar untuk sampai pada segala pembicaraan yang akan menyusul kemudian. Paragraf pembuka harus dapat menarik minat dan perhatianpembaea, serta sanggup menghubungkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan disajikan selanjutnya. – Paragraf penghubung Paragraf penghubung adalah semua paragraf yang terdapat di antara paragraf pembuka dan paragraf penutup – Paragraf penutup Paragraf penutup adalah paragraf yang terdapat pada akhir karangan atau pada akhir suatu kesatuanyang lebih kecil di dalam karangan itu. Fungsi paragraf penutup berupa simpulan semuapembicaraan yang telah dipaparkan pada bagian-bagian sebelumnya. 2. Menurut posisi topik kalimat – Deduktif Paragraf yang memiliki topik kalimat di awal paragraf. – Induktif Paragraf yang memiliki topik kalimat di akhir paragraf. – Deduktif-induktif Paragraf yang memiliki topik kalimat di awal dan di akhir paragraf. – Tersebar Paragraf yang memiliki topik kalimat dengan tipe deskripsi atau narasi. 3. Menurut isinya – Argumentasi Paragraf argumentasi paragraf yang berusaha meyakinkan bahwa hal yang dikemukakan adalah benar. Cara meyakinkan kebenaran itu biasanya dengan cara mengajukan sejumlah fakta. – Narasi Paragraf narasi adalah paragraf yang berusaha menceritakan peristiwa demi peristiwa yang dialami seorang tokoh. – Deskripsi Paragraf jenis ini berisi kalimat-kalimat yang mendeskripsikan,menggambarkan sesuatu. – Eksposisi Paragraf eksposisi adalah paragraf yang berusaha menjelaskan sesuatu atau memerkan sesuatu. Penjelasan atau pemerian seringkali bertolak dari satu definisi. – Persuasi Paragraf ini disajikan secara menarik, meyakinkan mereka bahwa pengalaman yang disiratkan itu merupakan suatu hal yang amat penting. Karena itu, terkadang paragraf persuasi sering digunakan sebagai paragraf propaganda oleh lembaga kesehatan, pemerintah, dan lain-lain. Contoh Rekan-rekan yang saya cintai, marilah pertemuan ini kita petik hikmahnya. Silaturahmi kali ini hendaknya jangan dipergunakan sebagai pelampiasan pelepas rindu semata-mata. Namun lebih dari itu, jadikan silaturahmi ini sebagai ajang persaudaraan untuk bersama-sama memikirkan, sumbangan apa yang bisa kita berikan pada masyarakat, bangsa, negara, dan agama agar kita senantiasa menjadi orang yang berguna dalam kehidupan di dunia dan diakhirat nanti. Tentu salah satunya adalah pemikiran untuk ikut serta memberikan sumbangan apa yang patut kita berikan kepada Bapak/Ibu Guru kita tercinta yang telah membekali kita berbagai ilmu pengetahuan. Kepada sekolah kita sebagai lembaga tempat kita menuntut ilmu. Metode Pengembangan Paragraf Berikut ini adalah beberapa metode pengembangan paragraf, yaitu Pengembangan paragraf klimaks dan antiklimaks Pengembangan paragraf klimaks berarti menyusun alinea dari gagasan bawahan yang paling rendah kedudukannya kemudian berangsur-angsur ke gagasan lain sampai pada gagasan yang tertinggi kedudukannya atau kepentingannya. Pengembangan paragraf antiklimaks yaitu pengembangan paragraf kebalikan dari pengembangan klimaks. Pengembangan paragraf sudut pandang Urutan waktu paragraf dikembangkan berdasarkan kronologis waktunya. Urutan ruang paragraf dikembangkan dari ruang yang terdekat kemudian secara berurutan digambarkan ruang di depan, di samping, di belakang, dan seterusnya. Pengembangan paragraf perbandingan dan pertentangan Paragraf bisa dikembangkan dengan cara membandingkan atau mempertentangkan dua hal. Yang dibandingkan adalah dua hal yang sama tingkatnya dan kedua hal itu memang mempunyai persamaan dan perbedaan. Pengembangan paragraf Analogi Paragraf dikembangkan dengan membandingkan dua hal yang memiliki persamaan bentuknya atau fungsinya. Bisa juga untuk membandingkan sesuatu yang harus dikenal umum dengan hal yang kurang atau dikenal umum sehingga hal ini bisa dipahami dengan jelas. Pengembangan paragraf Contoh Pengembangan paragraf dengan memberikan contoh agar sesuatu hal yang terlalu umum bisa dijelaskan secara konkret. Pengembangan paragraf proses Pengembangan paragraf dengan metode proses bisa dilakukan dengan cara menyusun secara teratur suatu proses kerja. Proses merupakan suatu urutan tindakan untuk menghasilkan sesuatu. Urutannya harus dijelaskan sesuai dengan tahapan kejadian secara kronologis dan menyeluruh. Pengembangan paragraf sebab-akibat Pengembangan paragraf dengan menggunakan sebab-akibat, bisa dilakukan dengan menetapkan sebab sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangan. Namun bisa juga sebaliknya akibat sebagai gagasan utama sedangkan sebab sebagai perinciannya. Pengembangan paragraf umum-khusus Pengembangan dari umum ke khusus akan menghasilkan alinea deduktif , sebaliknya pengembangan dari khusus ke umum akan menghasilkan alinea induktif . Kedua cara ini merupakan cara pengembangan alinea yang paling umum dan banyak digunakan. Pengembangan paragraf klasifikasi Pengembangan dengan cara klasifikasi dilakukan dengan mengelompokkan suatu pokok permasalahan, dilanjutkan dengan merinci detail lagi bagian dari kelompok tersebut. Pengembangan paragraf definisi luas Yang dimaksud pengembangan definisi luas ialah pengarang bermaksud memberikan keterangan atau arti terhadap sebuah istilah atau hal Keraf dalam Mudlofar 2002102. SUMBER
metode pengembangan paragraf dan contohnya