Caramelakukan push-up dengan rangkaian gerak sempurna adalah sebagai berikut. Sikap awal push-up yaitu dengan tubuh sejajar dengan lantai dan berat badan ditahan oleh tangan dan kaki. Letakkanlah kedua tangan di atas lantai dengan posisi kedua tangan dibuka selebar bahu. Bagian kaki bertumpu pada ujung jari kaki.
3 Diamond Push-up Teknik push-up ini sepintas terlihat mudah untuk dilakukan. Tapi, faktanya cukup sulit ketika baru pertama kali menerapkannya. Sebab, beban tubuh dan lengan pada saat turun jadi bertambah dua kali lipat ketimbang push-up biasa. Kunci melakukan teknik ini adalah ada pada posisi dua telapak tangan yang dirapatkan.
Materi: Peraturan Lompat Tinggi - Tempat awalan, Tiang Misatar, Pendaratan - Lintasan Lompat Tinggi adalah lintasan untuk melakukan ancang-ancang, panjang minimumnya yaitu 15 meter. Sedangkan pada jalur lintasan yang digunakan untuk perlombaan memiliki panjang 20 meter.
130 Contoh Soal Penjaskes Kelas 10 SMA/MA dan Kunci Jawabnya Terbaru - Hai adik adik yang baik, bagaimana kabarnya? pada kesempatan yang baik ini kakak ingin share 130 soal Penjaskes.Soal ini lumanya banyak ya, ya betul karena pembahasan penjaskes kali ini lumanyan kakak masukan secara keseluruhan dan kakak juga menyediakan kunci jawabannya sehingga
CaraLatihan Push Up yang Maksimal. Gerakan push up menjadikan 64% bobot tubuh sebagai beban utamanya. Karena itu, tak mengherankan jika pada awal-awal latihan Anda akan merasa kesulitan untuk mengangkat tubuh. Berikut adalah beberapa tips teknik push up yang benar yang bisa dilakukan, untuk mampu memaksimalkan latihan. Pemanasan yang cukup
Pushup adalah gerakan mengangkat badan dengan kedua tangan. Ketika melakukan push up, tumpuan tubuh berada pada kedua tangan (C). Pembahasan. Push up merupakan salah satu gerakan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Push up juga dapat dilakukan dimana saja dan tidak membutuhkan banyak tempat. Push up
. Daftar Isi Manfaat Gerakan Push Up untuk Tubuh 1. Melatih Otot Secara Bersamaan 2. Meningkatkan Kesehatan Jantung 3. Memperbaiki Postur Tubuh 4. Membentuk Tubuh Bagian Atas 5. Memperkuat Tulang dan Sendi 6. Mengurangi Risiko Cedera Punggung 7. Membakar Kalori 8. Murah dan Mudah Cara dan Teknik Push-up yang Benar 1. Postur Tubuh 2. Mengatur Pernafasan 3. Kecepatan Gerakan Macam-macam Push-up 1. Diamond Push-up 2. Bent-Knee Push-up 3. Incline Push-up 4. Decline Push-up 5. Clapping Push-up Kesalahan Saat Push-up 1. Postur Tubuh Tidak Baik 2. Mengunci Siku 3. Posisi Tangan Terlalu Jauh - Push up adalah salah satu olahraga untuk melatih kekuatan tubuh. Gerakannya cukup sederhana namun sangat efektif untuk membentuk tubuh. Walaupun terlihat mudah, tidak semua orang bisa melakukan gerakan push up yang yang benar saat melakukan teknik dasar push up adalah meluruskan dan menekuk sikut hingga 90 derajat dengan posisi badan lurus. Selain itu, masih ada teknik lain yang harus diperhatikan. Ingin tahu lebih banyak? Yuk, baca artikel ini sampai habis!Manfaat Gerakan Push Up untuk TubuhGerakan push up memiliki beberapa manfaat, tidak hanya untuk tubuh bagian atas, melainkan juga tubuh bagian bawah. Manfaat tersebut antara lain 1. Melatih Otot Secara BersamaanBanyak yang mengira bahwa gerakan push up hanya untuk melatih dada dan trisep. Padahal jika dilakukan dengan benar, push up dapat melatih bahu, otot punggung, otot pinggul dan otot up sangat cocok untuk Anda yang ingin membentuk otot tangan dan memperkuat bahu. Dalam gerakan push up, beban badan bagian atas akan bertumpu pada lengan, sehingga otot lengan akan terbentuk, dan bahu menjadi Meningkatkan Kesehatan JantungHanya dengan gerakan sederhana ini, Anda bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko dari penyakit kardiovaskular. Push up akan meningkatkan denyut jantung, sehingga aliran darah yang dipompa ke jaringan otot menjadi lebih Memperbaiki Postur TubuhAnda memiliki postur tubuh yang bungkuk? Jika ya, mulai sekarang rajinlah melakukan push up. Saat melakukan push up, tangan harus menumpu beban badan dan bergerak naik turun, sementara punggung harus tetap lurus. Jika Anda rutin melakukan push up, postur tubuh tegap akan sangat mudah Membentuk Tubuh Bagian AtasBagi Anda yang ingin membentuk tubuh bagian atas, gerakan push up harus masuk ke dalam rutinitas. Khususnya untuk otot dada, bisep, trisep, bahu, dan punggung atas. Membentuk tubuh bagian atas bukan hanya berguna untuk postur tubuh, namun juga bisa meningkatkan rasa percaya Memperkuat Tulang dan SendiLatihan menahan beban seperti push up membangun kepadatan tulang. Disarankan untuk rutin melakukan push up sejak muda, agar di masa tua nanti tidak rentan terkena penyakit itu, push up sangat efektif untuk memperkuat sendi, khususnya di bagian bahu. Namun perlu diingat, jika belum terbiasa melakukan gerakan ini, sebaiknya batasi jumlah push up sesuai dengan kemampuan Mengurangi Risiko Cedera PunggungCedera punggung biasanya terjadi saat melakukan aktivitas berat seperti membawa barang berat atau olahraga angkat beban. Dengan terbiasa melakukan push up, otot punggung akan jadi lebih kuat sehingga akan mengurangi risiko nyeri Membakar KaloriPush up dapat meningkatkan massa otot, mendukung metabolisme lebih cepat, dan membakar lemak di tubuh. Berapa banyak kalori yang terbakar tergantung pada faktor jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan usia. Namun secara umum, setiap menitnya gerakan push up akan membakar 7 Murah dan MudahPush up adalah gerakan yang sangat mudah dilakukan. Anda tidak perlu menyewa trainer atau pergi ke gym untuk melakukan push up. Cukup luangkan waktu setiap pagi di kamar atau teras rumah Anda, dan lakukan push up setiap hari. Namun, pastikan gerakan yang Anda lakukan sudah benar, ya!gerakan push up memang terlihat mudah, namun tidak semua orang dapat melakukannya dengan benar. Biasanya, banyak orang yang sudah salah saat melakukan gerakan dasarnya. Gerakan yang benar saat melakukan teknik dasar push up harus memperhatikan postur tubuh. Jika gerakannya salah, maka manfaat yang didapatkan juga tidak tidak keliru, inilah teknik push up yang benar seperti dilansir laman WebMDMulailah dengan posisi tengkurap dengan tubuh telapak tangan di lantai sejajar dengan bahu punggung tetap lurus dan berat badan tersebar kaki lurus dengan ujung jari menyentuh angkat tubuh Anda sampai tangan gerakan naik turun dengan cara menekuk siku sampai 90 penting yang perlu diperhatikan saat melakukan push up antara lain1. Postur TubuhSaat melakukan push up, penting sekali untuk memperhatikan postur tubuh. Pastikan, postur tubuh lurus dari kepala sampai kaki. Disarankan untuk melakukan push up di depan kaca untuk memastikan postur tubuh Anda sudah sempurna atau Mengatur PernafasanSelain postur tubuh, Anda juga perlu mengatur pernafasan agar tidak terlalu lelah. Caranya, tarik nafas ketika badan turun, kemudia buang nafas ketika badan naik. Terus lakukan seperti itu sampai push up Kecepatan GerakanJika Anda masih pemula, jaga ritme push up Anda agar postur dan pernafasan tetap konsisten. Jangan push up terlalu cepat, dan jangan terlalu lambat. Turunkan badan secara perlahan dan dorong ke atas dengan cepat. Coba beri waktu 2 detik saat menurunkan badan dan 1 detik untuk Push-upJika bosan dengan posisi push up yang biasa, Aanda bisa mencoba posisi push up lainnya. Inilah macam-macam posisi push up, mulai dari yang termudah sampai Diamond Push-upPerbedaan diamond push up dengan push up biasa terletak pada bentuk tangannya. Posisi tangan rapat dan jari telunjuk serta ibu jari satu tangan menyentuh tangan lainnya sehingga membentuk seperti push up. Foto Getty Images/iStockphoto/Michael Edwards2. Bent-Knee Push-upBent knee push up adalah versi modifikasi dari push up biasa. Tumpuannya bukan jari kaki, melainkan lutut. Pastikan untuk menjaga lutut, pinggul, dan bahu dalam satu garis knee push up. Foto Getty Images/iStockphoto/Bogdanhoda3. Incline Push-upBagi Anda yang masih pemula, sangat cocok untuk melakukan gerakan ini. Caranya dengan menempatkan tangan Anda di pinggir meja atau kursi yang kuat. Kemudian lakukan gerakan push up seperti biasa. Pada posisi ini, badan beban yang diangkat tidak akan terlalu push up. Foto Getty Images/iStockphoto/EvgeniyShkolenko4. Decline Push-upGerakan ini adalah kebalikan dari incline push up. Caranya, posisi badan seperti push up biasa, namun kaki berada di atas kursi. Jadi bagian bawah badan akan lebih tinggi. Sesuaikan tinggi kursi dengan kemampuan push up. Foto Getty Images/iStockphoto/Michael Edwards5. Clapping Push-upGerakan push up ini cukup sulit dan tidak disarankan untuk pemula. Cara melakukannya dengan mendorong badan dengan kekuatan yang cukup sehingga tangan Anda terangkat dan menepuk tangan di udara. Kemudian dengan cepat kembali ke posisi push up. Foto Getty Images/iStockphoto/MaridavKesalahan Saat Push-upMeski terlihat mudah, banyak orang yang melakukan kesalahan saat push up. Kesalahan yang sering dilakukan antara lain1. Postur Tubuh Tidak BaikSalah satu kesalahan yang paling umum dilakukan adalah postur tubuh yang tidak lurus. Kesalahan postur tersebut antara lain bokong yang terlalu menungging, punggung yang melengkung, badan bagian depan tidak ikut turun, serta kaki tidak Mengunci SikuMaksud dari mengunci siku adalah posisi siku yang tidak menekuk, mengakibatkan badan bagian atas tidak ikut turun. Selain itu, siku tidak menekuk 90 derajat, sehingga gerakan push up tidak Posisi Tangan Terlalu JauhTelapak tangan harus diletakan sejajar di samping bahu. Jangan terlalu ke depan dan ke belakang. Jika tangan diletakan terlalu jauh, beban yang diangkat akan lebih berat dan hanya terfokus pada informasi mengenai cara melakukan push up sampai kesalahan yang sering dilakukan. Semoga informasi ini bermanfaat dan Anda bisa langsung menerapkannya di rumah! Simak Video "Rangkaian Pelebon Raja Denpasar IX Manah Toya Ning hingga Pawai Ogoh-ogoh" [GambasVideo 20detik] des/row
Kali ini, Team OB Fit akan membahas tentang cara melakukan gerakan push up, seperti incline push-up, seated push-up, kneeling push dan lain sebagainya yang baik dan benar. Seperti diketahui bahwa, push up merupakan salah satu latihan olahraga sederhana yang dapat membentuk olah tubuh kita. Nah, Gerakan push up ini bisa kita lakukan sebagai latihan mandiri baik di rumah. Namun, biasanya push up dikombinasikan dengan beberapa gerakan lain dalam satu sesi latihan. Berikut beberapa cara melakukan berbagai gerakan push up yang baik dan benar supaya latihan kita dijalankan berjalan lancar dan maksimal, di antaranya sebagai berikut 1. Seated Push-up Seated push up merupakan variasi yang dilakukan dalam posisi duduk. Variasi ini cocok untuk melatih stabilitas pada kedua bahu Anda. Langkah-langkah melakukan seated push up antara lain Duduk di bangku, letakkan lengan di samping tubuh dan telapak tangan menghadap ke arah bawah. Dalam kondisi lutut ditekuk, pastikan kedua kaki Anda berada dalam posisi rileks. Dengan menggunakan lengan, tekan telapak tangan ke bangku hingga tubuh terangkat. Ketika terangkat, jaga tubuh Anda tetap dalam posisi duduk. Selain itu, pastikan bokong Anda terangkat setidaknya setinggi 1 hingga 2 cm dari bangku. Turunkan tubuh Anda secara perlahan ke posisi semula. 2. Incline push up Incline push up merupakan variasi lanjutan yang cocok dilakukan untuk menantang kekuatan tubuh bagian atas. Berikut ini langkah-langkah melakukan variasi incline push up yang benar Letakkan kedua tangan Anda pada objek kokoh yang posisinya lebih tinggi dari kaki. Tarik kaki hingga benar-benar lurus. Pastikan juga tubuh Anda dalam posisi tegak lurus tanpa adanya lengkungan pada punggung. Sambil menarik napas, tekuk siku dan dekatkan dada pada objek yang Anda gunakan menjadi tumpuan. Tahan posisi tersebut selama beberapa detik. Setelah beberapa detik, buang napas dan dorong tubuh untuk kembali ke posisi semula. 3. Kneeling push up Setelah dapat melakukan seated push up dengan mudah, Anda bisa berlanjut ke variasi kneeling push up. Variasi ini memusatkan keseimbangan tubuh Anda pada lutut. Cara melakukan kneeling push up yang benar meliputi Mulailah dengan posisi telapak tangan dan lutut menyentuh lantai, serta pandangan yang melihat ke arah bawah. Posisikan kedua telapak tangan Anda selebar bahu. Atur jarak kedua lutut senyaman mungkin. Sambil menarik napas, tekuk siku hingga dada dan dagu hampir menyentuh lantai. Pastikan otot inti Anda berkontraksi ketika melakukan gerakan ini. Tahan posisi ini dalam beberapa detik. Setelah beberapa detik, buang napas dan dorong tubuh menggunakan lengan untuk kembali ke posisi semula. 4. Standard push up Menurut sebuah penelitian, variasi ini membuat tubuh menopang beban sebesar 64 persen dari berat badan Anda. Sebagai perbandingan, tubuh Anda hanya menahan beban 49 persen dari berat badan ketika melakukan kneeling push up. Berikut ini cara melakukan standard push up yang benar Ambil posisi merangkak di atas matras atau lantai. Posisikan kedua tangan Anda sedikit lebih lebar dari bahu. Rentangkan kaki Anda ke belakang dan pastikan posisi tubuh tetap seimbang. Jagalah posisi tubuh tetap lurus dari kepala hingga kaki tanpa adanya lengkungan pada bagian punggung. Atur jarak kedua kaki boleh lebar maupun rapat untuk mendapatkan posisi yang nyaman. Sebelum memulai gerakan, kontraksikan perut dan kencangkan otot inti tubuh dengan menarik bagian pusar ke arah tulang belakang. Pertahankan kondisi tersebut selama melakukan gerakan push up. Turunkan tubuh dengan cara menekuk siku hingga berada pada sudut 90 derajat. Saat menekuk siku, jangan lupa untuk menarik napas secara perlahan. Terakhir, buang napas ketika Anda mulai mengontraksikan otot dada dan menggunakan tangan untuk mendorong tubuh kembali ke posisi semula. 5. Wall Push-up Salah satu modifikasi yang cukup mudah untuk dilakukan oleh para pemula adalah wall push up. Inti gerakan wall push up sama dengan push up biasa, namun bedanya dilakukan dengan bertumpu pada dinding atau bisa juga pada benda dengan permukaan datar lainnya seperti lemari atau meja. Push up ini cukup mudah untuk dilakukan pemula. Berikut adalah langkahnya Tempelkan kedua telapak tangan di dinding dengan jarak selebar bahu di antara keduanya. Langkahkan kaki ke belakang sekitar satu sampai dua langkah kecil sambil mempertahankan posisi tangan. Beri jarak antara kedua kaki sejajar dengan bahu. Luruskan tubuh, lalu tekuk siku dan gerakkan tubuh atas secara perlahan ke arah dinding dengan mempertahankan kedua kaki tetap rata di atas permukaan. Tahan posisi selama beberapa detik. Setelah itu, gunakan tangan Anda untuk mendorong tubuh ke belakang secara perlahan dan kembali ke posisi saat memulai. Ulangi gerakan selama beberapa kali. Kesimpulan Untuk mendapat hasil yang maksimal, Anda bisa mengulangi gerakan push up sebanyak 10 hingga 15 kali dalam dua set setiap latihan. Anda diperbolehkan menambah jumlah latihan apabila sudah menguasai variasi-variasi di atas. Referensi Resource Bayu Galih Permana. Cara Push Up yang Benar untuk Pemula, Perhatikan Langkah-Langkah Ini. SehatQ. Published November 15, 2020. Accessed April 14, 2021. Cara Push Up yang Benar, Perhatikan Posisi Tubuh Published January 7, 2021. Accessed April 14, 2021. ips dan Gerakan Push Up yang Aman untuk Pemula • Hello Sehat. Hello Sehat. Published February 12, 2020. Accessed April 14, 2021. TRX ON DELIVERY We Accept Debit Or Credit Card 24/7 WHATSAPP About Services & Guarantee
- Salah satu olahraga paling sederhana dan mudah dilakukan adalah push-up. Anda tidak perlu pergi ke pusat kebugaran gym untuk melakukan push-up, tidak juga membutuhkan peralatan olahraga lainnya. Push-up dapat dilakukan di mana saja, asalkan ada keinginan dan kemauan untuk melakukannya. Biasanya push-up dilakukan untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu. Dalam olahraga yang lebih berat, push-up dijadikan sebagai pemanasan warming-up agar otot-otot lengan tidak kaget ketika melakukan olahraga yang lain. Dilansir Healthline, push-up sebenarnya tidak hanya melatih otot lengan dan bahu saja, jika push-up dilakukan dengan baik dan benar, ia melatih sebagian besar otot di tubuh Anda. Secara garis besar, push-up melatih otot-otot berikut ini. Otot dada Lengan Otot perut Pinggang Betis Cara Melakukan Push-Up Mayoritas orang sudah tahu cara melakukan push-up, namun hanya sedikit yang mengerti cara melakukannya dengan benar. Berikut ini cara melakukan push-up sebagaimana dikutip dari buku Olahraga dan Rekreasi 2017 yang ditulis oleh Haryadi Iswanto. Tidur telungkup, tubuh lurus dengan kaki rapat ujung kaki bertumpu pada lantai. Kedua telapak tangan menapak lantai di samping dada, jari-jari menghadap ke depan, siku ditekuk. Angkat tubuh ke atas hingga kedua tangan lurus, kepala, badan dan kaki berada dalam satu garis lurus. Tubuh diturunkan kembali dengan cara menekuk lengan, sementara posisi kepala, badan dan kaki tetap lurus tidak menyentuh lantai. Ketika menurunkan tubuh bersamaan membuang napas. Lakukan berulang-ulang selama 30 detik atau sampai merasa tidak sebaiknya latihan ini dilakukan secara bertahap, yaitu 10-15 kali dan 20 kali apabila menggunakan hitungan, tetapi bila menggunakan waktu bisa diawali selama 10, 15, 20, 25, 30 sampai 45 detik untuk yang sudah terlatih. Dari tahap ke tahap berikutnya diselingi istirahat sekitar 30 detik. Apabila belum kuat menahan tubuh dengan kedua kaki, dapat menggunakan lutut sebagai tumpuan push-up. Manfaat Push-up bagi Kesehatan Push-up berdampak positif pada kesehatan jika dilakukan dengan rutin. Laman WebMD menuliskan sejumlah manfaat push-up sebagai berikut. Push-up membantu membakar kalori tubuh Melatih otot bahu dan punggung agar tidak mudah cedera Melatih keseimbangan tubuh Menjaga postur badan tetap ideal Melatih fleksibilitas tubuh Menambah kekuatan performa dalam olahraga dan aktivitas atletik Melatih otot perut agar ideal Melatih otot lengan atas dan bahu agar kuat dan sehat. Baca juga artikel terkait atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi - Olahraga Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Yulaika Ramadhani
“Push up perlu dilakukan dengan cara yang benar agar hasilnya optimal. Gerakan olahraga ini mungkin terlihat mudah dilakukan. Namun, masih banyak orang, terutama pemula, yang melakukan kesalahan saat push up. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar kamu bisa melakukan gerakan push up dengan benar.” Halodoc, Jakarta – Push up adalah gerakan olahraga sederhana, namun efektif untuk membantu meningkatkan kekuatan di tubuh bagian atas dan inti kamu. Latihan yang menggunakan berat badan sendiri sebagai bebannya ini bisa melatih otot-otot pectoral di dada dan trisep kamu, yaitu otot-otot di bagian belakang lengan atas. Namun, agar push up bisa memberikan manfaat yang maksimal pada tubuh, kamu perlu melakukannya dengan teknik yang benar. Masih banyak orang, terutama para pemula, yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat push up, sehingga gerakan tersebut menjadi tidak efektif, bahkan menyebabkan cedera. Oleh karena itu, perhatikan gerakan push up yang benar di sini. Baca juga Ketahui 2 Manfaat Melakukan Push Up Setiap Hari Gerakan Push Up yang Benar Push up adalah gerakan olahraga yang mungkin kelihatannya mudah dilakukan. Namun nyatanya, ada sejumlah detail yang perlu kamu perhatikan agar kamu bisa melakukannya dengan benar. Bagi kamu yang baru mencoba gerakan olahraga ini, berikut cara melakukan push up yang benar Mulailah dengan berbaring tengkurap, dengan telapak tangan di atas matras yang terbuka sedikit lebih lebar dari lebar bahu. Pastikan juga kaki kamu lurus ke belakang dan atur jarak kedua kaki boleh selebar bahu atau lebih rapat untuk mendapatkan posisi nyaman. Kemudian, doronglah badan kamu ke atas, sehingga berat badan tertumpu pada tangan dan kaki. Ketika melakukan gerakan ini, pastikan tangan kamu lurus ke atas, dan seluruh tubuh dari kepala sampai kaki harus berada dalam garis lurus. Bokong tidak boleh naik ke atas ataupun kendur. Kencangkan bokong dan perut agar postur tubuh bisa lurus. Baca juga 5 Jenis Latihan untuk Membantu Mengecilkan Lengan Kemudian, secara perlahan, tekuk siku hingga membentuk sudut 90 derajat. Saat melakukan ini, jangan lupa untuk menarik napas secara perlahan. Terakhir, buang napas sambil mendorong tubuh dengan menggunakan tangan untuk kembali ke posisi semula. Baca juga Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Pandemi Nah, itulah gerakan push up yang benar. Bila kamu mengalami cedera saat berolahraga, kamu bisa berobat ke dokter dengan buat janji di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga. Referensi Nerd Fitness. Diakses pada 2021. Proper Push-Up Ultimate Guide How to Do Push Ups with Correct Form. Healthline. Diakses pada 2021. Pushups and Tips for Beginners
Push up adalah gerakan dasar dalam latihan yang berguna untuk membangun kekuatan tubuh bagian atas seperti trisep, otot dada, dan bahu. Tak hanya memperkuat kekuatan tubuh bagian atas, melakukan push up setiap hari juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Manfaat tersebut dapat dirasakan apabila Anda menerapkan cara push up yang benar. Bagaimana cara push up yang benar? Selama ini, sebagian orang masih sering salah ketika melakukan push up. Latihan ini memang terlihat sederhana, tapi ada beberapa poin yang harus diperhatikan agar Anda bisa mendapat hasil maksimal. Supaya terasa lebih mudah, Anda bisa melakukan push up secara bertahap. Anda dapat memulai dari variasi paling mudah sebelum kemudian beralih ke tingkatan yang cukup sulit untuk dilakukan. Berikut ini cara push up yang benar untuk pemula 1. Wall push up Dilakukan dalam posisi berdiri, variasi ini sangatlah cocok bagi Anda yang hendak atau baru pertama kali melakukan push up. Dengan berdiri, Anda tidak akan kesulitan maupun merasa terbebani tubuh karena tekanan yang diberikan pada persendian jauh lebih ringan dibanding push up pada umumnya. Cara melakukan wall push up yang benar, di antaranya Berdiri dengan jarak satu lengan dari dinding, buka kaki Anda selebar bahu. Condongkan tubuh Anda ke depan dan letakkan telapak tangan Anda di dinding. Buka lengan selebar bahu. Pastikan juga posisi lengan Anda sudah setinggi bahu. Sambil menarik napas, tekuk siku dan gerakkan tubuh bagian atas ke arah dinding secara perlahan. Tahan posisi selama 1 atau 2 detik sambil tetap menjaga posisi telapak kaki tetap rata di lantai. Buang napas dan dorong tubuh ke posisi awal secara perlahan dengan menggunakan lengan. 2. Seated push up Seated push up merupakan variasi yang dilakukan dalam posisi duduk. Variasi ini cocok untuk melatih stabilitas pada kedua bahu Anda. Langkah-langkah melakukan seated push up antara lain Duduk di bangku, letakkan lengan di samping tubuh dan telapak tangan menghadap ke arah bawah. Dalam kondisi lutut ditekuk, pastikan kedua kaki Anda berada dalam posisi rileks. Dengan menggunakan lengan, tekan telapak tangan ke bangku hingga tubuh terangkat. Ketika terangkat, jaga tubuh Anda tetap dalam posisi duduk. Selain itu, pastikan bokong Anda terangkat setidaknya setinggi 1 hingga 2 cm dari bangku. Turunkan tubuh Anda secara perlahan ke posisi semula. 3. Kneeling push up Setelah dapat melakukan seated push up dengan mudah, Anda bisa berlanjut ke variasi kneeling push up. Variasi ini memusatkan keseimbangan tubuh Anda pada lutut. Cara melakukan kneeling push up yang benar meliputi Mulailah dengan posisi telapak tangan dan lutut menyentuh lantai, serta pandangan yang melihat ke arah bawah. Posisikan kedua telapak tangan Anda selebar bahu. Atur jarak kedua lutut senyaman mungkin. Sambil menarik napas, tekuk siku hingga dada dan dagu hampir menyentuh lantai. Pastikan otot inti Anda berkontraksi ketika melakukan gerakan ini. Tahan posisi ini dalam beberapa detik. Setelah beberapa detik, buang napas dan dorong tubuh menggunakan lengan untuk kembali ke posisi semula. 4. Standard push up Menurut sebuah penelitian, variasi ini membuat tubuh menopang beban sebesar 64 persen dari berat badan Anda. Sebagai perbandingan, tubuh Anda hanya menahan beban 49 persen dari berat badan ketika melakukan kneeling push up. Berikut ini cara melakukan standard push up yang benar Ambil posisi merangkak di atas matras atau lantai. Posisikan kedua tangan Anda sedikit lebih lebar dari bahu. Rentangkan kaki Anda ke belakang dan pastikan posisi tubuh tetap seimbang. Jagalah posisi tubuh tetap lurus dari kepala hingga kaki tanpa adanya lengkungan pada bagian punggung. Atur jarak kedua kaki boleh lebar maupun rapat untuk mendapatkan posisi yang nyaman. Sebelum memulai gerakan, kontraksikan perut dan kencangkan otot inti tubuh dengan menarik bagian pusar ke arah tulang belakang. Pertahankan kondisi tersebut selama melakukan gerakan push up. Turunkan tubuh dengan cara menekuk siku hingga berada pada sudut 90 derajat. Saat menekuk siku, jangan lupa untuk menarik napas secara perlahan. Terakhir, buang napas ketika Anda mulai mengontraksikan otot dada dan menggunakan tangan untuk mendorong tubuh kembali ke posisi semula. BACA JUGA Beragam Manfaat Push up untuk Kesehatan Tubuh Anda 5. Incline push up Incline push up merupakan variasi lanjutan yang cocok dilakukan untuk menantang kekuatan tubuh bagian atas. Berikut ini langkah-langkah melakukan variasi incline push up yang benar Letakkan kedua tangan Anda pada objek kokoh yang posisinya lebih tinggi dari kaki. Tarik kaki hingga benar-benar lurus. Pastikan juga tubuh Anda dalam posisi tegak lurus tanpa adanya lengkungan pada punggung. Sambil menarik napas, tekuk siku dan dekatkan dada pada objek yang Anda gunakan menjadi tumpuan. Tahan posisi tersebut selama beberapa detik. Setelah beberapa detik, buang napas dan dorong tubuh untuk kembali ke posisi semula. Untuk mendapat hasil yang maksimal, Anda bisa mengulangi gerakan push up sebanyak 10 hingga 15 kali dalam dua set setiap latihan. Anda diperbolehkan menambah jumlah latihan apabila sudah menguasai variasi-variasi di atas. Manfaat push up bagi tubuh dan kesehatan Rutin melakukan push up dengan cara yang benar dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan tubuh Anda. Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari push up antara lain Memperkuat sendi bahu Push up merupakan latihan yang cukup efektif untuk memperkuat otot di sekitar sendi bahu. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal, Anda dapat meningkatkan jumlah dan frekuensi push up secara bertahap. Meski begitu, Anda sebaiknya tidak melakukan push up secara berlebihan karena berpotensi mengakibatkan cedera otot dan tendon. Meningkatkan kekuatan dan massa otot Menurut sebuah studi yang dirilis pada tahun 2015, push up bisa membantu meningkatkan kekuatan dan massa otot. Dalam studi tersebut, disebutkan bahwa manfaat yang didapatkan bergantung pada variasi push up yang Anda lakukan. Mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular Sejumlah penelitian mengaitkan manfaat push up yang memperkuat otot dengan penurunan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Salah satu studi di tahun 2019 meneliti manfaat push up bagi pria paruh baya. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pria yang melakukan push up lebih dari 40 kali dalam sehari kemungkinannya untuk mengalami penyakit kardiovaskular 96 persen lebih kecil dibandingkan mereka yang hanya push up 10 kali. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk tahu apakah manfaat serupa juga berlaku bagi wanita atau orang yang lebih tua. Baca Juga12 Manfaat Kebugaran Jasmani untuk Kesehatan dan Jenis-jenisnya11 Manfaat Jalan Santai untuk Kesehatan yang Jarang Disadari12 Manfaat Olahraga Barbel yang Baik untuk Kesehatan Fisik dan Mental Catatan dari SehatQ Latihan push up secara rutin dapat memberikan beragam manfaat untuk tubuh dan kesehatan Anda. Namun, pastikan Anda sudah melakukan gerakan yang tepat untuk mendapatkan hasil maksimal. Meski bermanfaat, Anda sebaiknya tidak berlebihan melakukan latihan ini karena berpotensi memicu cedera. Apabila mengalami cedera setelah melakukan push up, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai cara push up yang benar, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tumpuan berat badan yang digunakan saat melakukan push up adalah